Langsung ke konten utama

Perkalian Praktis

 

Perkalian sederhana :

1.            Perkalian dengan 11 (model 1)

Contoh :

1.            11 x 12 = .... ?

Caranya :

1.            Yang yang dikalikan (angka 12) dijumlahkan

2.            Maksudnya 1 + 2 = 3

3.            Angka hasil penjumlahan tersebut (3) dituliskan ditengah-tengah angka yang tadi dijumlahkan itu (12)

4.            1 .... 2  tengahnya yang bagian titik-titik diisi 3

5.            1  3  2

6.            Jadi, 11 x 12 = 132

2.            11 x 13 = .... ?

Caranya :

1.            Yang yang dikalikan (angka 13) dijumlahkan

2.            Maksudnya 1 + 3 = 4

3.            Angka hasil penjumlahan tersebut (4) dituliskan ditengah-tengah angka yang tadi dijumlahkan itu (13)

4.            1 .... 3  tengahnya yang bagian titik-titik diisi 4

5.            1  4  3

6.            Jadi, 11 x 13 = 143

3.            11 x 14 = .... ?

Caranya :

1.            Yang yang dikalikan (angka 14) dijumlahkan

2.            Maksudnya 1 + 4 = 5

3.            Angka hasil penjumlahan tersebut (5) dituliskan ditengah-tengah angka yang tadi dijumlahkan itu (14)

4.            1 .... 4  tengahnya yang bagian titik-titik diisi 5

5.            1  5  4

6.            Jadi, 11 x 14 = 154

4.            11 x 15 = .... ?

Caranya :

1.            Yang yang dikalikan (angka 15) dijumlahkan

2.            Maksudnya 1 + 5 = 6

3.            Angka hasil penjumlahan tersebut (6) dituliskan ditengah-tengah angka yang tadi dijumlahkan itu (15)

4.            1 .... 5  tengahnya yang bagian titik-titik diisi 6

5.            1  6  5

6.            Jadi, 11 x 15 = 165

5.            11 x 16 = .... ?

Caranya :

1.            Yang yang dikalikan (angka 16) dijumlahkan

2.            Maksudnya 1 + 6 = 7

3.            Angka hasil penjumlahan tersebut (7) dituliskan ditengah-tengah angka yang tadi dijumlahkan itu (16)

4.            1 .... 6  tengahnya yang bagian titik-titik diisi 7

5.            1  7  6

6.            Jadi, 11 x 16 = 176

6.            11 x 17 = .... ?

Caranya :

1.            Yang yang dikalikan (angka 17) dijumlahkan

2.            Maksudnya 1 + 7 = 8

3.            Angka hasil penjumlahan tersebut (8) dituliskan ditengah-tengah angka yang tadi dijumlahkan itu (17)

4.            1 .... 7  tengahnya yang bagian titik-titik diisi 8

5.            1  8  7

6.            Jadi, 11 x 17 = 187

7.            11 x 18 = .... ?

Caranya :

1.            Yang yang dikalikan (angka 18) dijumlahkan

2.            Maksudnya 1 + 8 = 9

3.            Angka hasil penjumlahan tersebut (9) dituliskan ditengah-tengah angka yang tadi dijumlahkan itu (18)

4.            1 .... 8  tengahnya yang bagian titik-titik diisi 9

5.            1  9  8

6.            Jadi, 11 x 18 = 198

8.            11 x 19 = .... ?

Caranya :

1.            Yang yang dikalikan (angka 19) dijumlahkan

2.            Maksudnya 1 + 9 = 10

3.            Jika hasil penjumlahannya lebih dari 9, kita gunakan cara model 2

 

 

2.            Perkalian dengan 11 (model 2)

Contoh :

1.            11 x 19 = .... ?

Caranya :

1.            Yang yang dikalikan (angka 19) dijumlahkan

2.            Maksudnya 1 + 9 = 10 (puluhan = 1 dan satuan = 0)

3.            Angka hasil penjumlahan satuan (0) dituliskan ditengah-tengah angka yang tadi dijumlahkan itu (19), tetapi angka hasil penjumlahan puluhan (1) ditambahkan di angka puluhan yang dijumlahkan (1 + 1 = 2)

4.            1 .... 9  tengahnya yang bagian titik-titik diisi 0

5.            1  + 1 = 2

6.            Jadi, 11 x 19 = 209

2.            11 x 39 = .... ?

Caranya :

1.            Yang yang dikalikan (angka 39) dijumlahkan

2.            Maksudnya 3 + 9 = 12 (puluhan = 1 dan satuan = 2)

3.            Angka hasil penjumlahan satuan (2) dituliskan ditengah-tengah angka yang tadi dijumlahkan itu (39), tetapi angka hasil penjumlahan puluhan (1) ditambahkan di angka puluhan yang dijumlahkan (3 + 1 = 4)

4.            3 .... 9  tengahnya yang bagian titik-titik diisi 2

5.            3  + 1 = 4

6.            Jadi, 11 x 39 = 429

3.            11 x 49 = .... ?

Caranya :

1.            Yang yang dikalikan (angka 49) dijumlahkan

2.            Maksudnya 4 + 9 = 13 (puluhan = 1 dan satuan = 3)

3.            Angka hasil penjumlahan satuan (3) dituliskan ditengah-tengah angka yang tadi dijumlahkan itu (49), tetapi angka hasil penjumlahan puluhan (1) ditambahkan di angka puluhan yang dijumlahkan (4 + 1 = 5)

4.            4 .... 9  tengahnya yang bagian titik-titik diisi 3

5.            4  + 1 = 5

6.            Jadi, 11 x 49 = 539

4.            11 x 59 = .... ?

Caranya :

1.            Yang yang dikalikan (angka 59) dijumlahkan

2.            Maksudnya 5 + 9 = 14 (puluhan = 1 dan satuan = 4)

3.            Angka hasil penjumlahan satuan (4) dituliskan ditengah-tengah angka yang tadi dijumlahkan itu (59), tetapi angka hasil penjumlahan puluhan (1) ditambahkan di angka puluhan yang dijumlahkan (5+ 1 = 6)

4.            5 .... 9  tengahnya yang bagian titik-titik diisi 4

5.            5  + 1 = 6

6.            Jadi, 11 x 59 = 649

Komentar

Postingan populer dari blog ini

satu

Saya mempunyai 600 file powerpoint 2007 bermacro yang sudah jadi (bisa dijalankan). Coding macronya dapat dilihat untuk dipelajari sendiri. Untuk promosi bulan suci Ramadhan kumpulan file powerpoint 2007 itu akan saya jual dengan harga Rp 500.000. Sebanyak 600 file tersebut saya jadikan satu dalam satu flash disk 8 G. Dengan mengingat harga flash disk 8 Gdan jumlah file sebanyak 600, maka harga satu file tidak sampai Rp. 1.000,00. Sungguh harga yang sangat murah dibandingkan dengan pengetahuan yang bakal diperoleh. Setelah memiliki 600 file bermacro powerpoint 2007 itu, apakah yang dapat diperoleh pembelinya ? Setelah memilik 600 file bermacro powerpoint 2007  itu, para pembeli diharapkan dapat (TIK) :  Mengetahui aneka tombol  Bisa membuka dan menggunakan Spin Button  Membuat tombo untuk berganti slide  Menuju slide satu ke slide yang lain  Membuat soal pilihan ganda  Membuat soal isian  Membuat soal perjodhohan Apa untungnya m...

CERMIN

  1.             Berapa panjang (tinggi) sebuah cermin yang diperlukan, agar orang yang tingginya 168 cm, yang berdiri di depan cermin, dapat melihat dirinya sendiri secara pebuh (dari telapak kaki, sampai ke ujung rambut). Jwb : 84 cm (setengah tinggi orangnya) 2.             Berapa ketinggian sebuah cermin harus dipasang di dinding, agar orang yang berdiri pada jarak 2 m (jarak mata ke kepala = 8 cm), sehingga orang dapat melihat dirinya secara utuh. Jwb : = tinggi – ½ (jarak mata ke kepala) – panjang cermin minimum = 168   - ½ (8) – 84 = 80 cm 3.             Dua buah cermin datar diletakkan sedemikian, sehingga membentuk sudut 60 o satu dengan yang lainnya. Jika kita berad di depan pasangan cermin tersebut, berapa banyaknya bayangan yang dihasilkan ? Jwb : (360 : sudut) – 1 = (360/60) – 1 = 5 bu...